Update : Senin, 7 Pebruari 2011 | dibaca
1597 kali
KOMPOSISI PDM PONOROGO FIFTY-FIFTY
Berakhir sudah pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musyda) Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Ponorogo. Setelah dilaksanakan kurang lebih 2 hari, hajat besar Muhammadiyah Ponorogo yang dikonsentrasikan di dua tempat tersebut (Dome UNMUH Ponorogo dan Gedung Amarta Graha/Cadika) telah sukses diselenggarakan. Hal ini dibuktikan dengan telah terpilihnya Pimpinan baru dalam tubuh kepemimpinan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Ponorogo. Profil-profil baru banyak menghiasi komposisi kepemimpinan yang ada. Hanya ‘Aisyiyah yang masih dipimpin oleh Profil lama (incumbent) yakni Hj. Atik Choiriyah Maftuh dan Hj. Titi Listyorini Barunanto.
Baik Musyda PDM maupun ‘Aisyiyah banyak dibingkai dengan tangisan haru Para Pimpinan maupun Musyawirin. Rasa haru ini muncul sebagai akibat perasaan bangga terhadap Persyarikatan Muhammadiyah yang telah teruji hadir di tengah-tengah masyarakat mulai zaman penjajahan hingga era reformasi. Sehingga tercatat sudah 88 tahun masehi Muhammadiyah hadir kota Reyog tercinta ini. Wal hasil begitu besar peran Muhammadiyah dalam pembangunan di segala bidang termasuk ekonomi, kesehatan, sosial kemasyarakatan juga peran mencerdaskan kehidupan bangsa.
Setidaknya profil-profil baru banyak bermunculan pada formasi 13 Pimpinan Daerah Muhammadiyah Ponorogo. Sehingga dapat dipastikan jika komposisi yang ada berimbang antara separo generasi Tua dan separo generasi muda. Warga Muhammadiyah sudah barang tentu menggantungkan harapan besar pada komposisi kepemimpinan yang baru ini. Dengan masuknya generasi muda warga berharap jika laju organisasi ini akan semakin mobile, berdaya, mantab, dan “berani”. Sementara dengan keberadaaan generasi tua diharapkan membuat laju organisasi semakin balance.
Berikut perolehan suara terbanyak hasil Musyda Muhammadiyah IX: