Diawali Jum’at (18/5), lantai dasar gedung baru yang terletak di depan DOM, menjadi ajang unjuk kebolehan para pengusaha muda, mahasiswa the Reog University, dengan kegiatan bazaar yang dikemas dalam Bursa Usaha Mahasiswa “Action to be Entrepreneur”, program sertifikasi wirausaha mahasiswa.
Sebagai motor penggerak dari Pusat Pengembangan Bisnis (PPB) Universitas Muhammadiyah Ponorogo, Sayid Abas, SE.,M.Si menjelaskan bahwa, bazaar usaha terpogram dan tertata ini memang merupakan even pertama yang kebetulan diadakan di lokasi kampus. Selain ajang unjuk gigi memamerkan usaha mahasiswa entrepreneur, kegiatan ini juga merupakan salah satu acuan sertifikasi wirausaha bagi mereka yangtergabung dalam komunitas wirausaha Unmuh yang sudah sejak tiga tahun belakangan dicanangkan.
“Tahapan pendidikan mindset sudah dilalui, sehingga yang utama dan laping penting adalah action yang kita ejawantahkan dengan kegiatan ini. dari seribu lebih, tahap pertama ini kita masih mengikutsertakan separohnya untuk kegiatan ini,” terang Abas.
Selanjutnya dijelaskan bahwa dalam kegiatan ini, semua peserta dikelompokkan menjadi 15 perusahaan dengan 56 anak perusahaannya. Layaknya sebuah perusahaan beneran, dalam perusahaan ittu ada direktur hingga manajernya.
“Hasilnya nanti, menjadi acuan bagi mereka untuk kita berikan sertifikat sebagai wirausahawan, yang pada akhirnya kita lakukan wisuda secara khusus untuk lulusan PPB ini,” terang Abas sembari menjelaskan jika sistem wisuda pada unit ini berbeda dengan wisuda kelulusan pada umumnya sebuah institusi perguruan tinggi, bisa jadi sebelum wisuda sebagai mahasiswa, yang bersangkutan telah mendapatkan sertifikatt wirausaha dari unit Pusat pengembangan Bisnis (PPB) Unmuh Ponorogo.
Karena momen bazaar tersebut bersamaan dengan wisuda sarjana dan diploma Unmuh Ponorogo, bupati Ponorogo H. Amin selain menghadiri acara wisuda juga menyempatkan diri untuk mengunjungi satu demi satu stand bazaar yang ada sekaligus mencicipi atau membeli barang-barang yang dipamerkan. (eno/JM/zul)
|